WAHANANEWS.ID,JAKARTA– PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Cianjur Bersama YBM PLN menghadirkan sambungan listrik gratis bagi MMT Kebon Solawat di Desa Cempakamulya, Kecamatan Sukanagara, dan MDTU Nurul Hadi di Desa Saganten, Kecamatan Sindangbarang, Kabupaten Cianjur, melalui program Light Up The Dream (LUTD).
Penyambungan listrik yang dilakukan melalui PLN Unit Layanan Pelanggan (ULP) Sukanagara dan ULP Tanggeung tersebut mendukung kegiatan pendidikan, keagamaan, dan kemasyarakatan di kedua fasilitas tersebut.
Baca Juga:
Jutaan Baterai Bekas EV Berpotensi Perkuat Jaringan Listrik, ALPERKLINAS: PLN Bisa Jadi Penggerak Utama
Di MMT Kebon Solawat, listrik mendukung berbagai kegiatan keagamaan, pendidikan, dan pembinaan masyarakat. Sementara di MDTU Nurul Hadi, sambungan listrik gratis menerangi ruang belajar para santri sehingga kegiatan belajar mengajar Al-Qur’an dapat berlangsung lebih nyaman, terutama pada sore hingga malam hari.
Program LUTD merupakan bentuk kepedulian insan PLN yang secara sukarela menyisihkan sebagian rezekinya untuk membantu menghadirkan akses listrik bagi masyarakat yang membutuhkan. Melalui program tersebut, PLN berupaya membuka kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk belajar, beribadah, dan menjalankan kegiatan sosial.
General Manager PLN Unit Induk Distribusi Jawa Barat Muhammad Joharifin mengatakan, semangat gotong royong insan PLN diwujudkan melalui kontribusi nyata yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.
Baca Juga:
GM PLN UID Jawa Barat Raih Energy Executive Award 2026, Transformasi Layanan Pelanggan Diapresiasi
“Semangat gotong royong harus terus hidup dan diwujudkan melalui kontribusi nyata bagi masyarakat. Bagi PLN, semangat tersebut salah satunya kami hadirkan melalui Light Up The Dream. Dari kepedulian insan PLN, listrik dapat hadir untuk membuka kesempatan belajar, mendukung kegiatan keagamaan, dan memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” ujar Joharifin.
Manager PLN UP3 Cianjur Muhamad Musa mengatakan, setiap penyalaan melalui program LUTD membawa harapan bagi masyarakat penerima manfaat. Menurutnya, akses listrik membuka lebih banyak kesempatan bagi masyarakat untuk tumbuh dan berkembang.
“Bagi kami, makna kemerdekaan juga tentang hadirnya kesempatan. Ketika listrik menyala, anak-anak memiliki kesempatan untuk belajar dengan lebih nyaman, kegiatan mengaji dapat berlangsung hingga malam hari, dan masyarakat memiliki ruang yang lebih baik untuk berkegiatan. Melalui Light Up The Dream, semangat gotong royong insan PLN kami wujudkan menjadi cahaya yang manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ungkap Musa.
Pengurus MMT Kebon Solawat Hidayat mengapresiasi bantuan tersebut. Menurutnya, sambungan listrik memberikan dukungan bagi berbagai kegiatan yang dilaksanakan bersama masyarakat.
“Bantuan ini menjadi dukungan yang sangat berarti dalam menunjang kegiatan keagamaan, pendidikan, dan kemasyarakatan di Kebon Solawat. Semoga Allah SWT membalas segala kebaikan dengan pahala yang berlipat ganda serta memberikan keberkahan dan kemajuan bagi PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutur Hidayat.
Kehadiran listrik di MMT Kebon Solawat dan MDTU Nurul Hadi diharapkan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat. Selain menghadirkan penerangan, listrik membuka kesempatan bagi anak-anak untuk belajar lebih nyaman, mendukung kegiatan mengaji, serta memperluas ruang bagi masyarakat untuk berkegiatan.
Melalui program Light Up The Dream, PLN terus mengembangkan semangat gotong royong insan PLN menjadi energi yang memberikan manfaat nyata dan membuka kesempatan bagi masyarakat untuk belajar, beribadah, dan bertumbuh.
[Amel Silaban]