WAHANANEWS.ID, Jakarta - PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangunan (UIP) Sulawesi melalui Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara memulai penarikan konduktor perdana atau first stringing SUTT 150 kV Bungku-Pelanggan PT ACN di Kabupaten Morowali, Sulawesi Tengah, Rabu (16/9). Tahapan ini menjadi salah satu penanda penting dalam pembangunan saluran transmisi untuk memperkuat keandalan sistem kelistrikan di Pulau Sulawesi.
Saluran transmisi sepanjang sekitar 38,57 kilometer dengan 111 menara transmisi tersebut akan mendukung peningkatan kemampuan penyaluran tenaga listrik, memperkuat pasokan ke kawasan industri, serta melayani pertumbuhan kebutuhan listrik masyarakat dan dunia industri di wilayah Morowali dan sekitarnya.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Nilai PLTS KAI Perkuat Efisiensi Energi dan Peran Strategis PLN
General Manager PLN UIP Sulawesi, I Gusti Made Aditya San Adinatha, mengatakan pembangunan SUTT 150 kV Bungku-Pelanggan PT ACN merupakan bagian dari komitmen PLN dalam memperkuat infrastruktur transmisi tenaga listrik di Sulawesi.
“Saluran transmisi ini memiliki peran penting dalam meningkatkan keandalan penyaluran tenaga listrik, memperkuat kapasitas sistem, serta mendukung aktivitas industri yang membutuhkan pasokan listrik stabil dan berkelanjutan. Dengan dimulainya tahapan first stringing, progres pembangunan semakin maju dan diharapkan dapat memberikan manfaat nyata bagi masyarakat serta pertumbuhan ekonomi di Sulawesi,” ujar Aditya.
Menurut Aditya, penguatan infrastruktur transmisi menjadi kunci dalam menjaga kesinambungan pasokan listrik. Saluran transmisi yang kuat akan membantu PLN menyalurkan daya dari sistem pembangkit ke pusat-pusat beban secara lebih optimal serta meningkatkan kesiapan sistem dalam melayani pertumbuhan kebutuhan listrik.
Baca Juga:
ALPERKLINAS Nilai 4,43 MWp PLTS KAI Jadi Model Sinergi Konsumen dan PLN
Manager PLN Unit Pelaksana Proyek Sulawesi Tenggara, Yogi Yohannes Siburian, mengatakan first stringing menjadi salah satu milestone penting dalam pembangunan SUTT 150 kV Bungku-Pelanggan PT ACN.
“Setiap tahapan kami laksanakan dengan mengedepankan kualitas, keselamatan, dan pencapaian target. Kami berharap pembangunan saluran transmisi ini dapat memperkuat sistem kelistrikan Pulau Sulawesi, sehingga penyaluran tenaga listrik semakin andal dan berkesinambungan,” ujar Yogi.
Dalam proses pembangunan, PLN terus berkoordinasi dengan pemerintah, masyarakat, pemilik lahan, mitra kerja, dan para pemangku kepentingan lainnya. Sinergi tersebut diperlukan agar pembangunan infrastruktur ketenagalistrikan dapat berlangsung aman, lancar, dan tetap memperhatikan kepentingan masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan.