"Kami akan memastikan hal serupa tidak terjadi," kata dia.
Lebih jauh, Ketua DPD PSI Jakarta Utara, Darma Utama, mengatakan, makanan siap saji itu memang digelar PSI sejak April 2021.
Baca Juga:
Pemkab Karo Laksanakan Rapat Evaluasi Kinerja Pembangunan Kabupaten Karo
Menyoal kejadian tersebut, Darma mengaku sudah melakukan penyelidikan internal agar kasus lainnya tidak terjadi.
"Kami tetap berpikir positif bahwa ini murni kelalaian semata tanpa unsur kesengajaan. Kami menunggu proses penyelidikan berlangsung,” jelas Darma.
Dia menambahkan, PSI juga sudah memberikan santunan kepada 29 orang yang menjadi korban.
Baca Juga:
Konsumsi Listrik SPKLU Melonjak Tajam Selama Siaga Nataru 2025/2026
"Jadi PSI tidak membuat makanan. Kami membagikan dan menghimpun dukungan program ini dari publik," kata Darma.
Darma menambahkan, rice box PSI esensinya adalah mendukung UMKM yang terdampak pandemi agar ekonomi kerakyatan semakin menggeliat.
Terpisah, pemilik warung distributor nasi kotak tersebut, Lidya, menurut PSI telah meminta maaf atas kejadian yang berlangsung.