Wahananews ID | Wali Kota Medan Bobby Nasution gerah atas aksi premanisme di Kota Medan, Sumatera Utara yang semakin menjadi-jadi.
Mantu Presiden Jokowi itu dengan tegas meminta kepolisian dan TNI membantu memberantas aksi premanisme di Kota Medan.
Baca Juga:
Pemprov Berangkatkan 623 Pemudik Naik Kereta api Tahap I
"Premanisme harus dihilangkan dari wajah Kota Medan. Ini bukan keluhan Pemko Medan, tapi ini sudah menjadi keinginan masyarakat," kata Bobby saat menghadiri acara undian e-Parking berhadiah di Kantor Dishub Medan Kamis (21/4).
Bobby mengatakan beberapa lokasi yang menjadi titik e-parking banyak dipegang oleh kelompok tertentu yang mengarah ke premanisme. Karena itu, Bobby meminta tindakan tegas dari aparat kepolisian untuk memberantas aksi premanisme ini.
"Pemko sudah buat upaya bagaimana premanisme ini bisa dihilangkan dari Kota Medan. Dan kita hapuskan dari wajah Kota Medan. Mohon kiranya TNI Polri, kami sudah buat program, tentu langkah berikutnya tindakan tegas kepada pelaku premanisme. kalau bisa setegas-tegasnya," ucap Bobby.
Baca Juga:
Gubernur Sumut Bobby Nasution: Fokus pada Pembangunan yang Merata dan Berkelanjutan
Bobby memberi tenggat waktu agar sebelum lebaran tak ada lagi preman di Kota Medan. Aksi premanisme, tambah Bobby hanya bisa dibasmi jika ada tindakan tegas dari aparat kepolisian.
"Target kita sebelum lebaran jangan ada lagi preman. Kalau perlu untuk mengawasi itu sama sama ayo, biar premannya hilang dulu. Karena saya tanya pak camat dan pak Kadis susah sekali menghilangkan itu. Saya rasa enggak susah lah, karena yang diperlukan tindakan tegas," urainya.
Bobby menginginkan warga yang akan mudik lebaran tahun ini agar aman dan nyaman saat berada di terminal-terminal.