Sedangkan untuk sektor listrik, prognosa sistem kelistrikan secara umum dalam kondisi aman dengan daya mampu pasok sebanyak 43,30 gigawatt.
Beban puncak listrik diperkirakan berada pada angka 32,20 gigawatt dengan cadangan operasi sebesar 11,19 gigawatt atau 34,78 persen.
Baca Juga:
Distribusi BBM di Sibolga Tapteng Diperkirakan Normal Akhir Pekan Ini
Jelang arus mudik Lebaran 2022, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) kembali menyelenggarakan posko nasional sektor ESDM dengan menunjuk BPH Migas sebagai koordinator pelaksana.
Posko nasional itu berlangsung selama 17 hari, yaitu sejak 25 April sampai 11 Mei 2022 dan terdapat empat posko.
Yaitu, posko BBM, posko elpiji dan gas bumi, posko listrik, dan posko antisipasi bencana geologi.
Baca Juga:
Pulihkan Listrik Desa Terpencil di Aceh Barat, TNI dan PLN Distribusikan Genset
"Posko ini memiliki tugas untuk memastikan ketersediaan BBM, gas, listrik dan kondisi kebencanaan agar selalu update sehingga apabila ada kendala-kendala langsung bisa ditangani dengan cepat, dan tidak mengganggu aktivitas hari raya masyarakat," terang Erika. [tum]