Tohom juga mendorong penguatan edukasi keselamatan instalasi, penggunaan material kelistrikan sesuai standar, dan koordinasi dengan lembaga terkait untuk mengurangi risiko kecelakaan akibat listrik.
"Listrik adalah kebutuhan dasar yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan produktivitas masyarakat, sehingga transformasi PLN harus menghadirkan pelayanan yang semakin andal, transparan, mudah diakses, dan memberikan perlindungan nyata kepada setiap konsumen," ujarnya.
Baca Juga:
PLN Watch Minta Pemerintah dan Seluruh Stakeholder Beri Dukungan Penuh pada Dirut PLN Baru
Ia menilai digitalisasi pelayanan perlu terus dikembangkan untuk mempercepat penyelesaian pengaduan, meningkatkan transparansi layanan, serta menyediakan informasi yang lebih mudah dipahami pelanggan.
Namun, digitalisasi tersebut juga harus diimbangi dengan peningkatan kemampuan petugas dan kesiapan infrastruktur agar pelanggan di wilayah terpencil tetap memperoleh kualitas pelayanan yang setara.
Menurut Tohom, perusahaan energi berkelas dunia bukan hanya dikenal karena kecanggihan teknologi dan besarnya aset, tetapi juga karena kemampuan membangun kepercayaan pelanggan secara konsisten.
Baca Juga:
PLN Watch Minta Pemerintah dan Semua Stakeholder Dukung Penuh Dirut PLN yang Baru
"PLN harus mampu membuktikan bahwa kemajuan teknologi berjalan beriringan dengan kepedulian terhadap konsumen, sebab kepercayaan masyarakat merupakan salah satu aset paling berharga bagi keberlanjutan perusahaan," katanya.
PLN Harus Profesional dan Bebas dari Kepentingan Sektoral
Tohom mengingatkan bahwa keberhasilan kepemimpinan baru juga membutuhkan penguatan tata kelola perusahaan, transparansi pengadaan, efisiensi investasi, dan sistem pengawasan yang kredibel.