Pihak SMA Tarakanita I membenarkan perempuan berinisial AG adalah siswi di kelas X dari sekolah itu.
"Bahwa terhadap siswi yang bersangkutan telah diambil tindakan sesuai aturan sekolah dan dengan memperhatikan undang-undang terkait, antara lain tentang, perlindungan anak," ujar Kepala SMA Tarakanita I, Sr Pauletta, dalam pernyataan resmi, Jumat (24/02/23).
Baca Juga:
Wagub Jabar Soroti Judi Online di Kalangan ASN, Minta Ombudsman Perkuat Pengawasan
Menurut laporan, AG berperan memancing David memberi alamat dengan alasan ingin mengambil kartu pelajar.
David kemudian dibawa ke sebuah lokasi di Pesanggrahan dan menjadi korban tindak kekerasan.
Shane provokasi Mario aniaya David
Baca Juga:
Bea Cukai Soetta Gagalkan Pembawaan Uang Tunai Rp6,3 Miliar oleh WN Thailand
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Ade Ary Syam Indradi mengungkapkan Shane memprovokasi Mario untuk menganiaya David.
Ade menjelaskan kronologi sebelum aksi penganiayaan. Menurut dia, insiden itu bermula setelah Mario mendapat informasi dari teman perempuannya, APA, pada 17 Januari. APA memberi tahu AG mendapat perlakuan tak baik dari David.
APA menjadi nama sekaligus saksi baru yang muncul terkait kasus penganiayaan ini.