Upaya Parhalado HKBP Pabrik Tenun menyampaikan persoalan yang terjadi ini kepada Pimpinan HKBP tidak pernah berakhir hingga saat ini. Bahkan 2 Pimpinan HKBP yang pernah hadir berkotbah di
HKBP Pabrik Tenun yaitu Inang Pdt. Debora Sinaga (Kepala Departeman Diakonia) dan Pdt. Dr. Deonal Sinaga (Kepala Departeman Koinonia) sudah mengetahui persoalan ini tetapi belum ada upaya yang maksimal dari Pimpinan HKBP untuk menuntaskanhingga saat ini.
Baca Juga:
Maruli Siahaan Hadiri Rapat Perayaan Paskah Raya HKBP 2025, Dukung Suksesnya Acara
Rangkaian peristiwa yang muncul diakhir tahun 2021 dan awal tahun 2022 di HKBP Pabrik Tenun terkait kebijakan Pdt. Rumondang Sitorus, S.Th, kami sampaikan dalam surat ini agar para Pimpinan HKBP bisa dengan segera merespon kegelisahan Parhalado dan Jemaat untuk mencegah persoalan ini semakin membesar. Adapun rangkaian masalah yang terjadi diakhir tahun 2021 dan diawal tahun 2022 hingga saat ini adalah sebagai berikut :
1. Pada hari Minggu tanggal 21 November 2021, Pdt. Rumondang Sitorus, S.Th, mengumumkan bahwa Sermon Parhalado HKBP Pabrik Tenun akan ditiadakan dari tgl 23 November 2021 dan tidak ada penjelasan sampai kapan Sermon Parhalado akan dimulai lagi. Hingga memasuki tahun 2022, Sermon Parhalado HKBP Pabrik Tenun belum terlaksana hingga saat ini.
Pada saat Pdt. Rumondang Sitorus, S.Th, menyampaikan pemberitahuan itu terjadi perdebatan dengan St. Bonar Butarbutar dan St. Jones Siregar yang mempertanyakan “bagaimana menyangkut laporan keuangan akhir tahun 2021 dan barita jujur taon” yang biasanya harus dibuat bersama mengacu kepada mekanisme yang sudah diaturkan di HKBP. Lalu Pdt. Rumondang Sitorus, S.Th, menjawab, bahwa itu akan di sampaikan kepada Parhalado melalui WAG, padahal di tanggal 21 November 2021 Pdt Rumondang Sitorus malah keluar dari WAG Parhalado.
Baca Juga:
Pendeta Jurito Sirait: Menelisik Keleluasaan Perusak Lingkungan, Bakal Adakan Doa Bersama Soal Kelestarian Lingkungan di Tapanuli Raya
Hal ini makin membuktikan bahwa “tidak ada niatan yang baik dari Pdt. Rumondang Sitorus, S.Th” untuk mengajak Parhalado menyelesaikan Laporan Keuangan dan Barita Jujur Taon yang dibuktikan dengan keluar dari WAG yang biasanya menjadi tempat kordinasi Parhalado HKBP Pabrik Tenun.
Dengan adanya keputusan Pendeta Resort yang telah meniadakan Sermon dan Rapat-Rapat Parhalado di HKBP Pabrik Tenun, maka kegiatan-kegiatan yang diadakan di HKBP Pabrik Tenun semakin tidak terkordinasi. Karena tidak terlaksananya Sermon dan RapatRapat Parhalado, maka pembacaan Barita Jujur Taon dibacakan oleh Pendeta Resort dan Bibelvrow dengan pembagian sebagai berikut :
Untuk Januari – Agustus 2021 dibacakan oleh Bibelvrow, lalu untuk September – Desember 2021 dibacakan oleh Pendeta Ressort. Biasanya Barita Jujur Taon dibacakan oleh Pendeta Ressort dan dibagikan kepada jemaat dalam bentuk tertulis.